Berapa Usia Ideal Seorang Wanita Untuk Menikah_?

Standar

Ketika masih usia 17 tahun, si gadis berkata: ‘Ah, aku masih SMA. masih sweetseventeen, masih jauuuhhhhh. Sekolah aja dululah…’. ( Ini masa ABG, seneng2nya bebas, keluyuran, dan cari gebetan buat punya pacar. Hadewh…)

Ketika usia 22 tahun, si gadis berkata:’ Siapa diriku..?’ (Ini sikap Introspeksi diri).

Ketika ada ikhwan yg datang melamar, si gadis berkata: ‘Masa sih saya pantas buat antum? Antum aktivitas dakwahnya luarbiasa, saya cuma biasa2 saja. Antum pemahaman islamnya sangat dalam, saya masih dangkal, gini2 aja. Ah, masa sih saya layak buat antum..?’.

Ada 2 versi untuk hal ini:

1. Ini sebenarnya adalah penolakan halus, krn dalam hati masih berharap ada ikhwan laen yg lebih oke yg akan datang melamar.

2. Ini adalah sikap merendah dan hati berbunga-bunga yg disembunyikan. Yaa..,kalimat awalnya memang begitu. tapi begitu si ikhwan tetep kekeh maju, maka kalimat si gadis berubah menjadi :’Ah, sungguh suatu kehormatan dan karunia besar menikah dengan antum..’. Hayahhh…wanita gitu lho, jaim dikit dwonkk..:D .

Ketika usia 23-27 tahun, si gadis berkata: ‘Siapa dirimu..?’ ( Ini sikap interogasi. cenderung merupakan sebuah kesombongan tersembunyi).

Ketika ada ikhwan yg datang melamar, si gadis berkata:’ Siapa kamu berani melamar saya? Saya kini sarjana, prospek cerah, hafalan banyak, aktivitas dakwah segunung. Siapa antum berani melamar saya…?’.

Upss..Maaf, kalimatnya memang sengaja sedikit di ekstrimkan. tapi di usia ini, seorang wanita cenderung lebih pemilih. banyak pertimbangan dalam menentukan kriteria calon suami ideal bagi dirinya.

Ketika usia 28 tahum keatas, dan belum ada tanda2 mau ada ‘janur kuning melengkung’, mulai menurunkan standar krieteria, maka si gadis akan berkata: ‘Siapa aja deh…!’. ( Ini sikap kepasrahan).
tapi gakpapa, selama tujuannya utk menikah, tetep mulia kok. Jadi gak perlu malu, kholash..jodohmu pasti tetap akan datang menjemput. Gak bakal tertukar kok dan gak bakal kehabisan stok. Percaya dech. Banyak2 sabar waelah…hihi🙂

Btw…usia-usia diatas bukanlah Tolok Ukur atau hasil survey nyata lho, cuma berdasarkan penilaian pribadi aja, jadi masih sangat bisa untuk dibantah.

Yang jelas, JANGAN terpaku pada angka usianya, tapi KONSEPNYA. Konsep anti utk menikah atas dasar apa? meski masih muda, kalau sudah siap, Why Not..?

Atau meski sudah berumur dan dibilang ‘agak terlambat’, tp kalau memang Allah belum mentakdirkan ketemu jodohmu, apa kita mesti menyalahkan takdir? gak ‘kan..?

Sooo….tenang waelah. Berapapun usiamu, GAK ADA USIA YG IDEAL UTK DIJADIKAN PATOKAN. Kalau ada, gimana kalau kita sepakat satu suara; Dibawah 30tahun..?!! hehe…

-SenyuM- —

Silakan SHARE ke teman2 jika dirasa tulisan ini sangat bermanfaat ^_^

https://www.facebook.com/pages/Kembang-Anggrek/197674079227

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s